Apa Itu OOP?

Apa Itu OOP? – Selamat sore sahabat Pudora.com semua, kali ini saya akan membahas tentang Apa Itu OOP? yang sebenarnya merupakan sub menu dari artikel utama Pemprogramman OOP di PHP, Framework dan Keuntungannya, baiklah mari kita bahas.

Object Oriented Programming atau yang lebih dikenal dengan istilah OOP merupakan metode membuat dan mengembangkan software dengan mengelompokan entitas kedalam sebuah object. Dengan metode ini, seorang programmer atau developer akan berfikir bahwa objek seperti halnya di dunia nyata yaitu benda yang memiliki ciri-ciri fisik dan tindakan. Sebagai contoh, manusia memiliki ciri fisik, yaitu rambut, kulit, dan bola mata. Manusia juga memiliki tindakan seperti olahraga, bicara, mendengar, dan melihat. Didalam OOP ciri fisik disebut sebagai attributes, sedangkan perilaku disebut sebagai method.

Apa Itu OOP? – Pemprogramman OOP di PHP, Framework dan Keuntungannya

Bagi Anda yang baru terjun kedapam dunia OOP, mungkin akan bertanya-tanya, apa perbedaan OOP dengan pemprograman prosedural ?? jawabannya adalah berbeda pada cara berfikir dan mememcahkan masalah pada sebuah sistem. Pada pemprograman prosedural, fokus pemecahan masalah terdapat pada urutan langkah-langkah perintah secara sistematis, logis dan tersusun berdasarkan algoritma yang sederhana dan mudah dipahami. Biasanya urutan langkah ini tersimpan didalam sebuah fungsi sehingga dapat diartikan bahwa data dan fungsi merupakan suatu entitas yang berbeda.

OOP memiliki 2 (dua) pendekatan, yaitu pendekatan “Top Down” dan juga “Bottom Up”. Tapi ngomong-ngomong apa sih perbedaan dari kedua pendekantan tersebut itu, ada yang tau nggak nih ???

Oke baiklah sekalian kita bahas, Pendekatan “Top Down” yaitu tugas-tugas yang kompleks dipecah menjadi bagian yang lebih kecil, sampai sub tugas mampu di implementasikan. Pada OOP pemecahan masalah berfokus pada pengelompokan data dan fungsi ke dalam sebuah objek dan memungkinkan setiap objek dapat berinteraksi dengan objek lainnya seperti didunia nyata, manusia bisa berinteraksi dengan hewan, misalnya.

Sedangkan Pendekatan “Bottom Up” yaitu membuat prosedur-prosedur untuk menyelesaikan tugas-tugas yang sederhana, kemudian menggabungkannya kedalam prosedur yang lebih kompleks, sampai kepada fungsionalitas yang ingin dicapai.

Baiklah untuk kali ini saya rasa cukup dampai disini dulu, jika ingin ada yang ditanyakan silahkan tulis pertanyaan ataupun saran teman-teman semua di kolom komentar yang sudah disediakan.

bye… semoga harimu menyenangkan and yang pasti Happy Coding…

Artikel selanjutnya